Seseorang duduk di lantai sambil membuka aplikasi streaming untuk mencari lagu baru
  • Rekomendasi Lagu
  • Cara Menemukan Lagu Baru di Platform Streaming untuk Pemula

    Lagu baru paling cepat ditemukan lewat fitur rekomendasi di aplikasi yang mencatat selera kamu, ditambah playlist kurasi dan radio berbasis satu lagu. Kalau kamu baru mulai berlangganan atau baru pindah aplikasi, tiga jalur itu sudah cukup untuk mengisi antrean dengar setiap hari.

    Banyak pemula membuka aplikasi, menekan tombol putar acak, lalu mendengar lagu yang sama lagi. Rekomendasi terasa generik karena riwayat dengar masih tipis. Langkah-langkah berikut mempercepat proses itu tanpa perlu hafal nama band indie.

    Beri aplikasi bahan untuk bekerja

    Algoritma rekomendasi berguna setelah kamu menyimpan beberapa lagu dan menandai yang tidak kamu suka. Luangkan sekitar 20 menit di awal untuk menyukai lagu yang sudah kamu kenal baik. Tekan ikon hati pada 15 sampai 20 lagu dari berbagai suasana, misalnya lagu pagi hari, lagu kerja, dan lagu sebelum tidur.

    Kalau aplikasi punya fitur penolakan, pakai juga. Di Spotify, tombol jempol ke bawah pada lagu yang muncul di radio membantu sistem menyingkirkan jenis suara yang tidak kamu mau. Tanpa sinyal negatif, rekomendasi cenderung melebar ke artis yang mirip-mirip saja.

    Pindah dari aplikasi lain? Riwayat dan lagu favorit sering tidak ikut terbawa. Susun ulang daftar itu lebih dulu dengan panduan cara memindahkan playlist antar aplikasi streaming musik supaya rekomendasi di aplikasi baru langsung punya titik awal.

    Mulai dari satu lagu, bukan dari halaman beranda

    Halaman beranda menampilkan apa yang sedang populer, bukan apa yang cocok untukmu. Jalur yang lebih cepat: pilih satu lagu yang benar-benar kamu suka, lalu buka menu dan cari opsi seperti “Radio Lagu” atau “Putar lagu serupa”. Di Apple Music opsi ini ada di menu titik tiga, di YouTube Music namanya “Radio”.

    Dari satu lagu, biasanya muncul 30 sampai 50 lagu berikutnya yang masih satu wilayah suara. Dengarkan beberapa menit pertama tiap lagu, lalu tandai yang menarik. Cara ini menghemat waktu dibanding menelusuri daftar album satu per satu.

    Manfaatkan antrean otomatis

    Setelah lagu pilihanmu selesai, aplikasi biasanya melanjutkan dengan lagu serupa secara otomatis. Biarkan antrean itu berjalan sambil kamu mengerjakan hal lain, lalu cek bagian riwayat dengar di akhir hari. Biasanya ada dua atau tiga lagu yang layak kamu simpan.

    Cari playlist kurasi di luar algoritma

    Playlist buatan manusia lebih berani memasukkan nama yang belum terkenal. Beberapa sumber yang bisa kamu cek rutin:

    • Playlist editorial di aplikasi, biasanya punya label seperti “Rilis Baru” atau “Pilihan Editor”.
    • Daftar lagu dari program radio publik yang mempublikasikan tangga lagunya di situs mereka.
    • Kanal pengulas musik di platform video yang menyertakan daftar lagu di deskripsi.
    • Akun label kecil yang aktif membagikan rilis terbaru.

    Simpan playlist yang menurutmu berguna ke koleksi pribadi. Beberapa aplikasi punya fitur untuk menyimpan playlist orang lain tanpa harus mengikuti pembuatnya, jadi beranda kamu tidak dipenuhi update yang tidak relevan.

    Bangun satu playlist penyaring

    Buat satu playlist khusus bernama “Coba Dengar” yang isinya lagu baru tanpa aturan urutan. Setiap kali kamu menemukan satu lagu menarik, masukkan ke situ, jangan langsung diputar. Setelah terkumpul 20 sampai 30 lagu, dengarkan semuanya berurutan dan pindahkan yang cocok ke playlist utama.

    Cara ini mencegah playlist favoritmu penuh dengan lagu yang ternyata hanya menarik di awal. Kalau playlist penyaring ini mulai terasa membosankan saat diputar, atur ulang urutannya dengan tips di cara menyusun urutan lagu agar playlist tidak terasa datar.

    Jadwalkan sesi dengar khusus

    Menemukan lagu baru butuh sedikit perhatian. Sisihkan satu sesi pendek setiap minggu, misalnya 15 menit pada hari yang sama, khusus untuk mendengar rilis terbaru tanpa sambil melakukan hal lain. Tanpa sesi khusus, lagu baru hanya lewat begitu saja di latar belakang.

    Pada sesi itu, coba satu album utuh dari artis yang belum kamu kenal. Mendengar album dari awal sampai akhir memberi gambaran yang lebih jujur dibanding satu singel yang diputar berulang. Beberapa platform menyusun antrean album dengan lebih rapi, dan perbandingannya bisa kamu baca di perbandingan platform streaming untuk mendengar album utuh.

    Catat apa yang kamu dengar

    Buku catatan kecil atau aplikasi catatan di ponsel berguna untuk mencatat nama artis yang kamu dengar di tempat umum. Tulis nama lagu dan di mana kamu mendengarnya, lalu cari di aplikasi saat sempat. Kebiasaan ini menyelamatkan banyak rekomendasi yang biasanya hilang karena lupa.

    Tukar rekomendasi dengan orang lain

    Algoritma bekerja dari kebiasaanmu sendiri, jadi lama-lama rekomendasinya berputar di wilayah yang sama. Minta satu atau dua teman mengirim tiga lagu yang sedang mereka dengar. Masukkan ke playlist “Coba Dengar”, lalu putar di sesi mingguan. Pertukaran seperti ini memasukkan selera dari luar lingkaran dengar kamu.

    Kalau temanmu memakai aplikasi berbeda, mereka bisa mengirim tautan lagu. Sebagian besar platform bisa membuka tautan dari platform lain dan menawarkan untuk membuka lagu yang sama di aplikasi mereka. Ini juga alasan playlist offline yang rapi berguna saat sinyal jelek, seperti dijelaskan di 7 langkah menyusun playlist offline yang siap diputar kapan saja.

    Ringkasan

    Rekomendasi yang bagus lahir dari bahan yang cukup: lagu yang kamu sukai, lagu yang kamu tolak, dan playlist kurasi dari luar algoritma. Mulai dari radio satu lagu, tampung temuan di playlist penyaring, lalu putuskan di sesi dengar mingguan. Setelah beberapa minggu, halaman beranda aplikasimu akan terasa lebih relevan.

    Pertanyaan yang Sering Diajukan

    Kenapa rekomendasi lagu di aplikasi saya terasa itu-itu saja?

    Biasanya karena riwayat dengar belum banyak dan kamu jarang menandai lagu yang tidak disukai. Setelah menambah lagu favorit dan menolak beberapa lagu, rekomendasi mulai bergeser. Menambahkan playlist kurasi dari luar juga membantu memperluas jangkauan.

    Apakah fitur radio bisa dipakai untuk mencari artis baru?

    Bisa. Pilih satu lagu yang kamu suka, lalu buka opsi radio atau lagu serupa. Antrean yang muncul berisi artis dengan nuansa yang mirip, termasuk nama yang belum kamu kenal. Catat yang menarik agar tidak hilang di riwayat.

    Berapa sering sebaiknya mendengar lagu baru?

    Tidak ada patokan pasti. Satu sesi 15 menit per minggu sudah cukup untuk menemukan beberapa lagu baru tanpa mengganggu rutinitas. Yang penting sesinya fokus, bukan sambil melakukan pekerjaan lain.

    5 mins